Puisi-puisi ku

*Juli yang Kedua* Oleh: Udi Hariati Juli yang kedua kembali mengukir gundah hati saat anak-anakku tak lagi peduli meski belum ada sepatu dan tas baru juga lingkar merah penanda pada almanak waktu untuk berburu buku Juli yang kedua aku menahan nelangsa kebiasaan yang kutata harus porak poranda ketika kulihat buku-buku kian berdebu sejak mata dan tangan anak-anakku lebih suka mencari kata-kata dari gawai mereka tanpa harus lelah mengeja dan membuka lembar-lembar buku pengajar sabar Hingga Juli menuju akhir gundahku terus bergulir ketika kudapati buku-buku di perpustakaan lembab menggigil karena murid-murid pun telah enggan menjadikan mereka teman berjalan menyusuri terang pengetahuan Ngrambe, 25 Juli 2021

Komentar